Rabu, 15 Februari 2012

Review Film Pendek LOVEFIELD

Judul Film : Lovefield
Genre : Drama dan thriller
Produksi : Desember 2009
Produser : Mathieu Ratthe
Sebelumnya tonton filmnya dulu ya, nanti kita baru bahas deeeeeh ;)



Judul film ini ditampilkan dengan cara yang simple tetapi dengan sinematografi yang indah, kata yg cocok dari judulnya adalah, "field". Kita dapat melihat penggunaan kata yang keliru dan menyedihkan pada judul film ini, yang membuat kita percaya ada sesuatu yang lebih jahat tentang filmnya daripada romantis seperti "love”.

Film ini pada awalanya memfokuskan pada seorang wanita yg merintih di sebuah ladang jagung yang luas dan di pinggir jalan berdebu (jelas ini bikin tambah tegang) :# dan tiba-tiba jleeeb, ada pisau nancep di tanah (ini juga bikin tambah tegang lho) :#. Pisau itu ditancepin sama seorang pria berjenggot dan berbadan besar, tangan pria itu berdarah-darah (pisaunya juga berdarah-darah) :#.  Di sepanjang film, kita bisa melihat gagak hitam yg mendominasi frame. Si gagak itu biasanya untuk menandakan sesuatu yang buruk terjadi, berkaok-kaok. Disekitarnya ada sebuah papan iklan tempat si gagak bertengger dan membuat adegan terasa menakutkan, karena semakin menunjukkan fokus terhadap si gagak itu. .Suara yang kita dengar dari burung gagak berkaok-kaok juga menambah keseraman. Ini adalah suara paling keras dalam film tersebut dan kita bisa melihat bahwa burung itu membuat pria dalam film bingung. Seolah-olah suara burung bergema dan akan memberi tahu siapa saja yang berada dekat dengan tempat itu tentang apa yang sedang dilakukan pria itu. Ketika sang pria membersihkan tangannya dan mengambil serbet (mungkin handuk) dan seolah-oleh mendakati si gagak, ternyataaaaaa SALAH, tangisan seoarang bayi putih memecah keheningan dan ketegangan yang ada :X.

Film tak berdialog seperti ini hanya menggunakan efek suara untuk membangkitkan ketegangan dan menjalankan cerita yang ada. Kamera juga mengambil peran yang penting. Memebantu kita sebagai penonton memahami ekspresi dan tindakan yang akan dilakukan para tokoh. Terlebih ekspresi gugup dan panik yang seolah-oleh menggambarkan bahwa pria itu telah melakukan suatu hal yang sangat disayangkan.

Yaaa sekian ya ulasannya, pokoknya film pendek ini recommended banget deh, apalagi buat penggemar film thriller gitu. Kena banget buat mainin ketegangan dan membuat kita sebagai penonton bertanya-tanya. :$

50 komentar:

  1. film pendek yang bagus niiih, menegangkannya dapeeeet

    BalasHapus
  2. reviewnya lengkaaaap, bagus deh

    BalasHapus
  3. awalnya dag dig dug, tegang banget, tapi pas akhirnya dueeeeeeer gak di duga endingnya, hahaha
    lumayan lah buat mikir dan bikin bertanya-tanya :)

    BalasHapus
  4. filmnya gak sma,sma apa yang kita pikirin waktu nonton awalnya fan ... huhuhfff ... cpe deh,
    film sma riviewnya bagus fan!!

    BalasHapus
  5. reviewnya, mantaaaaaap

    BalasHapus
  6. kereeeeeen
    reviewnya sama filmnya sama-sama kereeeen

    BalasHapus
  7. review? wow, good..
    kalau bisa sering-sering ya reviewnyaa..
    kalo bisa review film-film barat doong.. misalnya sherlock holmes yang game of shadow..keren tuuh.. tapi aku masih bingung, irene nya mati apa nggak.. (ups, jadi curhat)..
    Well, don't forget to keep this up..
    4 thumbs up.. :)

    from: sayaajasayaaja.blogspot.com

    BalasHapus
  8. Mmmmhhh... bingung mau komen apa ._.
    Tapi kalau menurut gue, untuk ukuran review film.. posting ini bukannya detail tapiiii, nyeritain jalan cerita ._.v ampuuuunn nyai!

    Serius deh, kalau aja gueb belum pernah nonton pasti jadi gak tertarik nonton. Habis udh di ceritain sih sama Fani XD hehehe

    Yang pasti, ini film emang oke banget! Bisa mememberi gambaran lain di ladang jagung yang cenderung di pakai buat bikin film bertema pembunuhan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aaahahahahah :) maklum ga handal kayak lana hihiw btw maaciw yaa :*

      Hapus
  9. baguuuuuuus bgt reviewannya.. ya walaupun rada simple tp good job

    BalasHapus
  10. wah fanny bagus reviewannya.. ditunggu review film lainnya yaaa

    BalasHapus
  11. hmm ._. ini hampir diceritain detail filmnya... tp sebenarnya udh bagus sih.. goodjob yaw

    BalasHapus
  12. udah bagus reviewnya. Tapi kok kayanya cuma sinposisnya aja ya? info-info yang lain di kemanain? ayo ditambah fanny.

    BalasHapus
  13. bagus yah reviewannya hehe good job alifianey

    BalasHapus
  14. Nice....good alifiani

    BalasHapus
  15. reviewnya....lumayan...deh

    BalasHapus
  16. simple...kereen...cukupan deh

    BalasHapus
  17. keren fani :) filmnya karena scenenya dikit tapi kualitasnya oke

    BalasHapus
  18. keren fani :) filmnya karena scenenya dikit tapi kualitasnya oke

    BalasHapus
  19. good review fun,tapi kok lo kasih tau endingnya sih?
    coment back yaa

    BalasHapus
  20. Nice review... Teruskan!!! hehe

    BalasHapus
  21. wah film kita sama ,setuju bgt sama lo kalo adegan gagak bkin ketegangan meningkat

    BalasHapus
  22. hello fanny hehehe:D
    comment gue sama kaya lana, disini lo gak banyak mengomentari film tsb. tapi nyeritain filmnya, jadi gak asik dong hehehe ^^v
    sudah yaa, sukses buat tugasnya ^o^

    BalasHapus
  23. review nya bagus tapi terlalu panjang terkesan lo malah nyeritain keseluruhan filnya, terus menurut gue bahasa nya terlalu kaku kalo lo pake bahasa sehari-hari pasti lebih keren. sukses yaa sama tugas nya ^^

    BalasHapus
  24. reviewnya baguus.Cuma kayaknya terlalu panjang dan detail. But, this is a good beginning :) good luck for the next!!

    BalasHapus
  25. reviewnya bgus kyak pengamat film..lanjutkan

    BalasHapus
  26. wah ... dah bisa jadi commentator film nich, excellent !!!

    BalasHapus